Saham Jerman lanjutkan keuntungan, indeks DAX 40 bertambah 1,40 persen

  • Bagikan
Saham Jerman sedkit menguat mengacu Indeks DAX naik 0,37 persen

Frankfurt (ANTARA) – Saham-saham di bursa Jerman kembali ditutup lebih kuat pada perdagangan Kamis waktu setempat (14/10/2021), melanjutkan keuntungan sesi sebelumnya dengan indeks acuan DAX 40 di Bursa Efek Frankfurt bertambah lagi 1,40 persen atau 213,34 poin, menjadi menetap di 15.462,72 poin.

Indeks DAX 40 terangkat 0,68 persen atau 102,51 poin menjadi 15.249,38 poin pada Rabu (13/10/2021), setelah terpangkas 0,34 persen atau 52,27 poin menjadi 15.146,87 poin pada Selasa (12/10/2021), dan menyusut 0,05 persen atau 6,99 poin menjadi 15.199,14 poin pada Senin (11/10/2021).

Dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks DAX 40, sebanyak 33 saham berhasil membukukan keuntungan, sementara tujuh saham lainnya mengalami kerugian.

Bursa Efek Frankfurt terhitung sejak 20 September 2021 secara resmi memperluas komponen indeks DAX 30 menjadi 40 saham atau menjadi indeks DAX 40.

Perusahaan manufaktur teknologi dan elektronik Siemens melonjak 3,05 persen, mencatat keuntungan paling besar (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.

Disusul oleh saham perusahaan perangkat lunak multinasional Jerman SAP yang meningkat 2,85 persen, serta perusahaan produsen semikonduktor multinasional Infineon Technologies menguat 2,70 persen.

Di sisi lain, perusahaan penyelenggara pasar untuk perdagangan saham dan sekuritas Deutsche Boerse Group membukukan kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan nilai sahamnya kehilangan 1,02 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan produsen berbagai bahan baku berbasis poliuretan dan polikarbonati Covestro, serta grup perusahaan energi multinasional Jerman RWE, yang keduanya turun 0,68 persen.

SAP adalah saham yang paling banyak diperdagangkan sepanjang hari dengan nilai transaksi mencapai 287,59 juta euro (333,66 juta dolar AS).

Artikel Lainnya  Menperin bidik chip semikonduktor berproduksi Indonesia

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Adi Lazuardi
COPYRIGHT © (4news)2021

Antara News

Comments

comments

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *